Skip to main content

DULU KASIHAN, Kini Nikita Mirzani Beri Sindiran untuk Gisel: Nakal Boleh Asal Jangan Bikin Video

Sempat kasihan dan minta kasus video syur tidak diperpanjang, Nikita Mirzani kini justru blak-blakan beri sindiran pedas untuk Gisel.

Nikita Mirzani seolah kecewa dengan fakta Gisel mengakui dirinya sebagai pemain dalam video syur yang viral di media sosial.

Nikita Mirzani yang sempat merasa kasihan, kini tak menyangka bahwa wanita yang ada dalam video syur tersebut nyatanya benar Gisel.

Ibu tiga anak ini pun langsung menuliskan sindiran tak berselang lama setelah Gisel mengunggah sesuatu di Instagram storynya.

Sebelumnya , Gisella Anastasia mengakui bahwa dirinya ada di dalam video syur 19 detik,

Hal ini juga yang membuat Gisella Anastasia ditetapkan sebagai tersangka.

Hal itu disampaikan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Yusri Yunus pada Selasa (29/12/2020).


Setelah ditetapkan sebagai tersangka Gisel mengunggah potongan ayat yang ada dalam Alkitab.

"Bukankan telah kuperintahkan kepadamu: Kuatkan dan teguhkanlah hatimu

Janganlah kecut dan tawar hati, sebab Tuhan, Allahmu, menyertai engkau, ke mana pun engkau pergi," unggahan dalam postingan Gisel.

Unggahan Gisel tersebut dibalas oleh Nikita Mirzani.

"Jangan bedoa untuk untuk kehidupan yang mudah.

Doakanlah kekuatan untuk menanggung kehidupan yang sulit," tulis Nikita dalam postingannya.

Selain itu Nikita juga memperingati orang-orang.

"Nakal boleh asal jangan narkoba sama bikin video bokep," tandas Nikita.


Pesan Roy Marten Buat Gisel

Roy Marten mengungkap rasa kasihan terhadap apa yang menimpa Gisella Anatasia aka Gisel mantan menantu.

Gisel diketahui ditetapkan sebagai tersangka atas kasus video syur dengan seorang pria berinisial MYD beberapa waktu lalu.

Video yang tersebar luas membuat mantan istri Gading Marten harus berhadapan dengan hukum.

Roy Marten sebagai mantan ayah mertua angkat bicara soal musibah yang kini dihadapi Gisel.

Semua diungkap Roy Marten di acara Rumpi No Secret Trans TV, Rabu (30/12/2020) didepan Feni Rose.

Dalam pertanyaan, Feni Rose meminta Roy Marten mengungkap perasaan ke Gisel saat ini.

Mendengar pertanyaan tersebut, raut wajah Roy Marten sempak berubah seakan ingin meneteskan air mata.

Terucap singkat dari bibir ayah Gading Marten mengaku kasihan melihat Gisel saat ini.

"Kasihan, rasa itu masih ada sampai sekarang," ujar Roy Marten.

Feni Rose lantas mengulik kembali sebuah video Gisel ketika muncul di youtube Ussy dan Andhika beberapa waktu lalu.

Kala itu Gisel menguak pesan khusus dari Feni Rose terkait proses kehidupan yang dijalani.

Gisel dinilai selalu menyalahkan diri terhadap keputusan yang telah diambil dalam hidupnya.

"Gisel kamu itu nggak salah, tapi karena kamu nggak tahu," ujar Gisel mengurai perkataan Feni Rose.


Komitmen Itu Berat

Dalam acara tersebut itu juga, Roy Marten berbicara soal komitmen yang merupakan tanggung jawab besar.

"Komitmen itu bagaikan tanggung jawab kita dengan diri dan orang lain," ujar Roy Marten

Feni Rose bertanya,"Itu Berat ya om, kadang ada yang tidak berhasil,"

Diakui Roy Marten dirinya sempat mengalami kegagalan dalam berkomitmen.

Menurutnya ada dua jenis kegagalan, pertama kegagalan yang mampu membuat orang untuk bangkit.

Lalu kegagalan kedua yang bisa membinasakan seseorang.

" Saya memilih kegagalan untuk bisa bangkit,"tuturnya.

Roy Marten pun mengajak semua orang untuk mendoakan dan memberikan support bukan ditambah dengan caci makian.

"Ini ada pribadi perlu tersakiti, lagi ada yang terpuruk, stop di caki maki" tuturnya.

Pesan Untuk Orang Melaporkan

Feni Rose coba memancing Roy Marten untuk berbicara soal sosok melaporkan Gisel.

Roy Marten awalnya memilih untuk tidak ingin berkomentar sama sekali.

"Saya membatasi diri untuk tidak banyak komentar," ucapnya sembari tersenyum

Namun Feni Rose menyebut Roy Marten bisa menyampikan hanya satu kalimat.

Roy Marten masih tetap mengaku belum bisa menjawab.

Akan tetapi sekitar Roy Marten dengan ucapan singkat memperingatkan sosok melaporkan Gisel

"Ngapain dia lapor-lapor, itu bukan ranah dia," tegas Roy Marten
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar