Skip to main content

Status FB Mayat dalam Karung Buat Keluarga Cemas, Ayu Sempat Nginap Bareng Pria di Kamar Horor


Penemuan mayat dalam karung pada pagi hari di sebuah kamar penginapan menggegerkan warga setempat.

Diketahui mayat dalam karung tersebut adalah Ayu, seorang wanita dan janda muda berusia 27 tahun.

Status terakhir Ayu di Facebook sebelum tewas dalam karung pun jadi sorotan.

Keluarga Ayu sampai khawatir saat putrinya tak kunjung pulang.

Mayat seorang janda muda, Ayu, ditemukan di dalam sebuah karung putih di Penginapan Dewi Residen II Kacang Pedang, Pangkalpinang, Bangka Belitung, Sabtu (14/11/2020), pukul 09.00 pagi.

Ayu yang merupakan seorang driver ojek online wanita ini ditemukan oleh penjaga penginapan di belakang kamar nomor 11.

Korban diduga tewas 3 hari sebelum ditemukan pada Selasa (10/11/2020).

Dikutip TribunJatim.com dari Bangka Pos via TribunWow.com, pada Senin (16/11/2020), korban sempat membuat keluarga khawatir lantaran tak kunjung pulang dari rumah sejak Senin sore.

Adik korban bernama Novi (18) lantas mengungkapkan status Facebook kakaknya yang membuatnya khawatir.

Mulanya ia menjelaskan bahwa sang kakak sebelum keluar sempat ditanya tetangga.

Tetangga bertanya akan kemana Ayu hendak pergi.

Saat itu Ayu menjawab dirinya akan pergi mencari penumpang.

Lalu sejak saat itu, handphone korban mati.

Sedangkan biasanya ponsel Ayu selalu aktif.

Sehingga, keluarga curiga terjadi hal yang tidak-tidak pada Ayu.

"Takutnya dia diapa-apain oleh orang, jadi kami berusaha mencari dia."

"Saya terakhir berkomunikasi pukul 15.51 WIB," jelas Novi.

Hingga tengah malam, tak biasanya, Ayu belum pulang juga.

Selain itu tak ada kabar sama sekali dari wanita muda tersebut.

"Sampai saya pulang kerja belum juga pulang."

"Sampai kami tunggu hingga pukul 02.00 WIB dini hari belum datang juga," ungkap Novi.

Semakin tidak tenang, ia dan sang kakak lantas mencari keberadaan korban.

Ayu disebut-sebut sempat berada di suatu penginapan di Pangkalpinang.

"Kami pergi ke penginapan Kampung Opas, karena kami dapat kabar, korban ada di penginapan."

"Kami cari di sana tidak ada motornya."

"Sehingga kami berdua mencari di seluruh penginapan di Kota Pangkalpinang, tidak menemukan juga," ujar Novi.

Selama 3 hari terakhir, sebelum melihat jasad korban ditemukan di dalam karung, keluarga sempat membuka akun Facebook korban.

Dari posting-an yang dibuat korban, keluarga mengaku tidak tenang.

Meski demikian, tidak dijelaskan lebih detail apa isi posting-an tersebut.

"Melihat status mulai kami tidak tenang, di akun Facebook-nya Ayu Carla, sebelum ditemukan itu."

"Saya kira, hanya sebagai status. Saya juga pikir biasa," ungkap Kakak Ayu, Iwan.

Iwan menilai bahwa adiknya sosok yang baik.

Sebelum meninggal, Ayu bercita-cita ingin membuka usaha menjual jajanan.

"Karena kerjanya juga sambilan sebagai driver ojek online, dia ingin membuka usaha sendiri, menjual jajanan."

"Kalau keluar malam tidak pernah. Anaknya baik, ingin membantu keluarga,"cerita Iwan.


Mayat ditemukan karyawan

Mayat Ayu ditemukan oleh penjaga penginapan, Purtanto.

Purtanto mengaku awalnya mencium bau sangat menyengat saat berniat bersih-bersih.

"Saya awalnya mau bersih-bersih, lalu ke arah belakang penginapan dan melihat karung," kata Purtanto yang baru 4 hari kerja sebagai penjaga penginapan Dewi Residen II di Kacang Pedang.

Dengan wajah pucat, Purtanto menjelaskan bahwa dirinya sama sekali tak curiga dengan bau menyengat yang rupanya berasal dari karung tersebut.

"Saya baru di sini, kemarin saya cuma bersih-bersih di area depan saja. Tetapi ketika mau jemur baju tadi di belakang, ada karung."

"Saya juga tidak mengira itu mayat, karena mencium baunya saya pun membuka isinya," kata Purtanto pada Bangka Pos.

Purtanto yang baru saja bekerja di sana mengatakan bahwa mayat ditemukan di belakang kamar penginapan nomor 11.

"Saya 4 hari kerja di sini, tidak ada yang aneh. Kebetulan saya memang belum pernah bersih-bersih di kamar 11."

"Semoga dari penemuan ini terungkap identitas korban, supaya tahu keluarganya," kata Purtanto.

Sepengetahuannya, dari 11 kamar di penginapan tersebut, hanya beberapa saja yang diisi selama 4 hari terakhir.

Setelah menemukan mayat tersebut, Kustanto langsung melaporkannya ke pengelola penginapan.

Mayat tersebut ditemukan dalam posisi tertelungkup dan dimasukkan dalam karung besar sekitar 50 kilogram.

Sementara itu, warga di dekat penginapan menyebutkan bahwa mayat sudah benar-benar dalam keadaan menyengat.

"Baunya minta ampun, busuk dan menyengat. Besar kelihatannya di dalam karung," kata seorang warga di kawasan Penginapan Dewi Residen C, Kacangpedang, Pangkalpinang, Sabtu (14/11/2020).

Penemuan mayat tersebut cukup menghebohkan warga sekitar.

Setelah itu mereka langsung melaporkannya ke pihak berwajib.

Mayat kemudian dievakusi ke RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang untuk diautopsi.

Bercak darah di kamar

Kasat Reskrim Polres Pangkalpinang, AKP Adi Putra sempat mengatakan bahwa pihaknya menduga mayat telah tewas 3 hari sebelum ditemukan.

"Kita masih lakukan visum di rumah sakit umum, dugaan sementara ini mayat tersebut meninggal sudah sekitar tiga hari yang lalu," kata AKP Adi Putra, Sabtu (14/11/2020).

Saat dilakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), polisi juga menemukan bercak darah di dalam kamar nomor 11.

Adi menyebut, pihaknya sudah menemukan sejumlah bukti dan mengantongi identitas pelaku.

"Ada beberapa bercak darah di dalam ruangan itu, sudah kami ambil sampelnya."

"Kami sudah ada bukti petunjuk yang mengarah kepada pelaku, tim buser saya sudah dalam pengejaran pelaku."

"Ada beberapa bukti petunjuk yang kami dapat," ujarnya.

Kini ia berharap agar kasus ini segera dilesaikan secepatnya.

"Sekarang kami lagi bergerak, mudah-mudahan dengan waktu yang sesingkat-singkatnya kami membongkar kasus ini," harap Adi.

Sumber : jatim.tribunnews.com
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar