Skip to main content

Tompi "Labrak" YouTuber Yang Bongkar Via Vallen Lakukan Operasi Plastik Di Dalam Negeri

Seorang YouTuber Membongkar Tentang Operasi Plastik Di Kalangan Artis Dengan Menjadikan Via Vallen Sebagai Contoh. Aksi YouTuber Tersebut Pun Membuat Tompi Geram.

Belum lama ini, seorang YouTuber bernama Olivia Rachelina fat Hans membahas soal operasi plastik di kalangan artis. Olivia yang mengklaim sebagai konsultan sekaligus agen operasi plastik Korea dan Thailand tersebut menjadikan Via Vallen sebagai contoh.

Dalam video yang diunggah di YouTube-nya, Olivia menyebut Via sudah melakukan operasi plastik di lipatan mata, implan hidung, implan dagu, hingga pencangkokan lemak. Penampilan penyanyi dangdut berusia 28 tahun tersebut yang menjadi gemuk juga disebut Olivia sebagai imbas dari operasi plastik.

"Saya bukan haters, ini bukan pansos, ini edukasi supaya berhati-hati dengan tindakan oplas yang kalian lakukan. Kalau dari pendapat saya dia (Via) tidak melakukan (oplas) di luar negeri. Dia bikin di dalam negeri," ucap Olivia. "Di dalam negeri saya belum ada satupun dokter atau rumah sakit yang saya rekomendasikan (untuk tempat oplas) karena banyak kasus revisi."

Aksi Olivia yang terkesan meragukan kemampuan dokter bedah plastik di Tanah Air pada video tersebut membuat Tompi merasa geram. Penyanyi sekaligus dokter bedah plastik berusia 41 tahun tersebut mengkritik aksi Olivia yang tidak etis.


View this post on Instagram

Kepada @oribiahansu , perbuatan dan ulasan2 anda di youtube/IG sangat tidak ETIS. Silahkan mengaku2 sebagai beauty consultant (makelar oplas) , namun TDK PERLU MERENDAHKAN dokter2 lain, silahkan berjualan dengan mengemukakan kehebatan dokter jagon anda. Sy sangat terusik ketika pgi ini ada yg bercerita ttg akun ini. Mengupas wajah org lain... menjadikannya konten demi bahan dagangannya. Sy rasa anda juga akan sedih kl wajah anda sy kupas. So please, SUDAHI! Sy gak ada masalah ama kerjaannya menawarkan psien utk op di luar. Silahkan saja berbisnis. Yg jadi masalah : - memberikan penilaian medik smeentara itu bukan keahliannya - membahas wajah org lain sebagai konten, krn ini berhub dg pelayanan medik ada aturan dan etikanya. Barusan sy bicara dengan via vallen, dia juga sedih dan kecewa. Apalagi menurut keterangan via semua yg dibahas KELIRU. -dalam approachnya ke calon2 customer nya dia menjelek2 dokter lain ( ini sy tau dr calon custumernya), mrk kirimkan ke sy screen captured pembicaraan mrk saat negosiasi. Note: KOLOM komen sempet sy tutup krn mulai ada bbrp koment yg menghina kasar thd ybs , tlg jgn bgitu. Silahkan berpendapat tanpa harus memaki2
A post shared by Dr tompi (@dr_tompi) on

"Kepada @oribiahansu , perbuatan dan ulasan2 anda di youtube/IG sangat tidak ETIS. Silahkan mengaku2 sebagai beauty consultant (makelar oplas) , namun TDK PERLU MERENDAHKAN dokter2 lain, silahkan berjualan dengan mengemukakan kehebatan dokter jagon anda," tulis Tompi di Instagram pada Sabtu (13/6). "Sy sangat terusik ketika pgi ini ada yg bercerita ttg akun ini. Mengupas wajah org lain... menjadikannya konten demi bahan dagangannya. Sy rasa anda juga akan sedih kl wajah anda sy kupas. So please, SUDAHI!"

Lebih lanjut, Tompi menjelaskan bahwa ia terusik dengan aksi Olivia yang membahas hal bukan keahliannya. Pelantun lagu "Sedari Dulu" tersebut pun sudah berbicara dengan Via, yang merasa kecewa karena ia dituduh melakukan operasi plastik oleh Olivia.

"Sy gak ada masalah ama kerjaannya menawarkan psien utk op di luar. Silahkan saja berbisnis. Yg jadi masalah : - memberikan penilaian medik smeentara itu bukan keahliannya - membahas wajah org lain sebagai konten, krn ini berhub dg pelayanan medik ada aturan dan etikanya," sambung Tompi. "Barusan sy bicara dengan via vallen, dia juga sedih dan kecewa. Apalagi menurut keterangan via semua yg dibahas KELIRU. -dalam approachnya ke calon2 customer nya dia menjelek2 dokter lain ( ini sy tau dr calon custumernya), mrk kirimkan ke sy screen captured pembicaraan mrk saat negosiasi."
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar